Budidaya Ikan Guppy untuk Pemula yang Harus Kamu Ketahui

Posted on 32 views
Budidaya ikan guppy memang selalu digemari sepanjang masa. Jika Kamu tertarik untuk membudidayakan ikan ini, maka Kamu harus mengerti cara-caranya.
Bagikan artikel ini

Budidaya ikan guppy memang selalu digemari sepanjang masa. Ikan yang memiliki nama latin poecilia reticulata ini memiliki warna-warna yang menggembirakan hati, maka pantas saja banyak yang memelihara jenis ikan hias yang satu ini. Jika Kamu tertarik untuk membudidayakan ikan ini, maka Kamu harus mengerti cara ternak ikan guppy yang benar.

Budidaya Ikan Guppy
Budidaya Ikan Guppy

Informasi Penting yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Budidaya Ikan Guppy

Sebelum ke tahap bagaimana cara budidaya ikan guppy, alangkah baiknya untuk mengerti tentang informasi ikan ini sendiri. Informasi ini akan sangat membantu Kamu dalam melakukan pembudidayaan nantinya.

Ikan guppy adalah ikan yang budidayanya memiliki tingkat kesulitan yang mudah, dikarenakan memang perawatannya yang tidak terlalu rumit. Jenis ikan guppy atau gupi ini adalah ikan yang tenang, sehingga sangat cocok dipelihara di rumah. Selain itu, corak warnanya sangat berwarna-warni sehingga sangat menyegarkan mata.

Masa hidup atau umur ikan guppy ini juga cukup lama yakni sekitar 2 tahun, yang mana fakta ini menambah banyaknya orang yang melakukan budidaya ikan guppy. Jenis ikan yang memakan segala jenis makanan atau omnivora ini juga bisa dicampurkan dengan berbagai ikan yang memiliki perilaku tenang juga.

Asal dari ikan guppy adalah dari air tawar tropis yang berada di sekitaran Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di Indonesia sendiri, guppy mulai dibudidayakan pada tahun 1920-an. Disebut dengan nama guppy karena diambil dari nama penemunya yakni Robert John Lechmere Guppy.

Budidaya Ikan Guppy
Budidaya Ikan Guppy

Habitat dan Aquarium yang Tepat untuk Ikan Guppy

Jika dilihat dari asalnya, maka dapat diketahui bahwa ikan gupi ini menyukai perairan hangat dan berjenis air tawar. Kamu bisa meniru habitat tersebut dengan membuat set up aquarium yang memiliki sirkulasi air yang bagus. Kebanyakan orang memelihara ikan ini dengan 10 galon tangki, tetapi lebih kecil dari itu sebenarnya guppy sudah bisa beradaptasi.

Ketika Kamu ingin budidaya guppy, ukuran tangki galon 5 saja sudah cukup utamanya jika Kamu adalah pemula. Dalam melakukan budidaya ikan guppy ini dibutuhkan water heater yang mana memiliki suhu sekitar 23 hingga 27 celcius. Kamu bisa meletakkan water heater ini di ujung tangki. Jangan lupa untuk meletakkan thermometer supaya Kamu bisa memantau suhu air yang ada dengan konsisten.

Cara Budidaya Ikan Guppy

Setelah mengetahui serba serbi awalnya, selanjutnya yang harus Kamu ketahui adalah cara itu sendiri. Ini sangat disarankan untuk pemula yang bingung bagaimana cara budidaya ikan guppy yang baik dan benar dan cara mengawinkan ikan guppy. Caranya antara lain adalah sebagai berikut:

1. Memilih indukan yang berkualitas

Budidaya ikan gupi bisa berhasil dengan bagus jika Kamu memilih indukan guppy yang berkualitas. Hal ini dikarenakan indukan sangat menentukan bagaimana anakannya nanti. Kamu harus memilih indukan yang bibit unggul baik betinanya maupun yang jantan.

Untuk mengetahui ciri guppy betina yang berkualitas, Kamu bisa memilih yang memiliki badan cenderung bulat, gerakannya cukup pasif, memiliki warna tubuh  yang kusam, dan juga suka berdiam diri di dasar wadah. Sedangkan pada guppy jantan yang berkualitas bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yang langsing dan warnanya yang cerah.

Serta yang paling penting jangan lupa bahwa indukannya harus setidaknya berusia minimal 4 bulan. Kamu juga harus memperhatikan bahwa tubuh yang dimiliki kedua belah induk rapi dan tidak ada cacat seperti bopeng atau rusak.

2. Menyediakan empat wadah yang berbeda

Saat tahap pembudidayaan, setidaknya Kamu membutuhkan empat wadah yang berbeda. Fungsi dari keempat wadah tersebut antara lain adalah untuk melakukan pemisahan induk, untuk pemijahan, untuk penetasan telur ikan, dan juga tempat pendederan. Wadah ini bebas ukurannya berapa, dan bisa Kamu sesuaikan dengan banyaknya jumlah ternak guppy yang akan dibudidayakan.

Budidaya Ikan Guppy
Budidaya Ikan Guppy

3. Pemisahan indukan

Tahapan selanjutnya dalam budidaya guppy ini adalah melakukan pemisahan antara induk jantan dan betina sebelum dikawinkan. Hal ini merupakan cara mengawinkan ikan guppy. Saat proses pemisahan indukan ini, jangan lupa untuk mengganti sepertiga airnya setiap satu hingga tiga hari sekali. Untuk makanannya, Kamu bisa memberikan makanan dua kali sehari dengan jenis makanan seperti moina dan daphnia.

4. Pemijahan

Langkah selanjutnya adalah pemijahan dimana ditahap ini ikan indukan yang dipisahkan akan dipertemukan yang merupakan cara perkembangbiakan ikan guppy. Tetapi tidak serta merta langsung dicampur, ya. Caranya adalah memasukkan guppy betina pada pagi hari kemudian baru sore harinya memasukkan yang jantan. Ini dilakukan pada wadah air bersih yang sudah diisi air kurang lebih 30 cm.

Proses pemijahan ini durasinya adalah sekitar empat hingga tujuh hari lamanya. Untuk perbandingan jumlah ikan jantan dan betina sendiri adalah 5 : 1  yang mana memang lebih banyak indukan jantannya.

Hingga embrio guppy lahir, setidaknya dibutuhkan waktu antara tiga hingga empat minggu lamanya. Nantinya jika Kamu melihat bahwa proses pembuahan selesai yakni dalam durasi empat hingga tujuh hari, segera pisahkan indukan betina ke wadah penetasan yang sudah disiapkan dalam cara beternak ikan guppy.

5. Penetasan

Pada penetasan ini, jangan lupa melengkapi wadah dengan aerasi sehingga proses penetasan berjalan lancar. Untuk pemberian pakan induk pada tahap ini hanya perlu dua hari sekali saja. Disini Kamu akan menemukan keunikan dari guppy betina, yang mana bisa hamil tiga kali meskipun dibuahinya sekali karena ia mampu menyimpan sperma dari jantan.

6. Pendederan

Yang selanjutnya adalah tahapan pendederan yang mana artinya adalah meletakkan gupi di ruang yang terbuka. Jangan lupa untuk mengenai wadah dengan terpaan sinar matahari karena gupi memerlukan hal tersebut. Dengan terkena sinar matahari, bahkan akan muncul warna yang cerah dan indah dari guppy yang Kamu budidayakan.

Kamu bisa menambahkan tanaman air yang bisa digunakan oleh gupi untuk berteduh jika dirasa mataharinya terlalu menyengat. Kamu bisa menanam tanaman air yakni eceng gondok dan juga hydrilla.

Jika anak guppynya masih berusia sekitar lima hari, maka pakan yang disarankan adalah infusoria karena sangat mendukung pertumbuhannya. Jika sudah lebih dari lima hari, Kamu bisa mengganti makannya menjadi udang renik atau kutu air yang banyak ditemukan di tempat penjualan ikan hias.

Setelah berusia 20 harian, Kamu bisa memberikan makanan cacing sutra yang mana cocok untuk usia anakan guppy. Setelah 20 hari tersebut, nantinya Kamu sudah bisa menentukan jenis kelamin ikan guppy Kamu.

Selain itu yang harus Kamu ketahui, pendederan ini bisa Kamu lakukan pada wadah semen bak atau wadah lainnya yang mana memiliki ukuran sekitar 1 x 1 x 0,5 atau kelipatannya yakni 2 x 2 x 0,5. Kamu bisa menyesuaikan untuk hal itu dengan jumlah anakan ikan yang sudah ada.

Baca Juga:
10 Jenis Ikan Gapi yang Populer

Penutup

Jadi, melakukan pembudidayaan ikan guppy untuk pemula bukanlah hal yang mustahil. Bahkan Kamu bisa melakukan pembudidayaan tersebut di rumah saja. Selain itu bisnis ikan hias guppy juga memiliki potensi yang baik saat ini. Dengan begitu, semoga budidaya ikan guppy kamu bisa berhasil!