Mengetahui Bagaimana Cara Mengobati Ikan Cupang Kembung

Posted on 76 views
Penyakit yang sering dialami yaitu ikan cupang kembung. Lantas bagaimana cara merawat ikan cupang jika mengalami penyakit ini? Yuk simak uraiannya berikut ini!
Bagikan artikel ini

Apabila kita memelihara ikan cupang, masalah utama yang sering dialami pasti serangan penyakit, salah satunya ikan cupang kembung. Penyakit kembung ini ditandai dengan perubahan perutnya yang semakin membesar. Mungkin saja penyakit ini tidak begitu mengkhawatirkan, tetapi jika tidak ditangani dengan benar dan serius, maka tentunya penyakit tersebut akan semakin parah bahkan hingga berujung pada kematian.

Lantas bagaimana cara merawat ikan cupang kembung jika mengalami penyakit ini? Yuk simak uraiannya berikut ini!

Ikan cupang kembung
Ikan cupang kembung

Penyebab Ikan Cupang Kembung dan Cara Mengobatinya

Penyakit ikan cupang kembung diakibatkan oleh banyaknya bakteri yang hinggap di dalam perutnya, sehingga metabolisme tubuhnya terganggu dan dapat menimbulkan penyakit radang lambung.

Dalam kondisi tersebut ikan akan menunjukkan gejala seperti berkurangnya nafsu makan, lambat bergerak, bahkan bisa mengambang di permukaan. Apabila tidak diobati segera, maka penyakitnya akan semakin parah, yaitu mengganggu organ dalam dan luar bagian tubuh lainnya bahkan dapat menyebabkan kematian.

Sebelum mengetahui bagaimana cara merawat ikan cupang kembung, ketahuilah terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang membuat perut ikan membuncit. Berikut ini adalah faktor-faktornya:

Baca Juga : Cara Merawat Cupang Hias Dengan Baik dan Benar

Faktor penyebab ikan cupang kembung

  • Makan makanan yang terlalu banyak atau di luar batas wajar akan membuat perut ikan jadi membesar. Oleh sebab itu, berilah makanan sesuai porsi yang telah dianjurkan per harinya. Jika diberi makan dengan jumlah yang banyak, ikan akan menjadi stress, sehingga perutnya menjadi kembung.
  • Jika makanan yang dikonsumsi ikan tidak steril atau bahkan mengandung bakteri. Jika makanannya kurang steril, maka metabolisme ikan menjadi berkurang dan mengakibatkan ikan tidak bisa membuang kotorannya. Tentunya akan membuat ikan sakit, salah satunya adalah sakit kembung.
  • Penyakit sembelit pada ikan cupang juga menjadi salah satu faktor yang membuat perutnya menjadi kembung. Apabila penyakit ini menyerang ikan, maka nafsu makan akan berkurang dan sulit untuk buang air besar.
  • Selain sembelit, penyakit kantung kemih juga menjadi faktor perut ikan cupang membesar. Tanda-tanda dari penyakit ini, yaitu susah makan, lelah, dan sulit berenang.
  • Penyakit sisik nanas atau gembur-gembur yang dialami ikan cupangmu, juga akan membuat perutnya menjadi membesar. Jika ikan mengalami penyakit ini, maka kesempatan untuk bertahan hidup sangat kecil.
  • Tumor yang dialami ikan cupang akan membuat perutnya menjadi kembung. Akan tetapi, kamu jangan khawatir, karena tumor ini terbilang langka dan jarang dialami oleh ikan cupang.
  • Faktor terakhir yang mengakibatkan perut ikan cupang menjadi kembung, mungkin saja ikan cupang betinamu sedang menghasilkan telur.

Baca Juga : Ketahui Cara Merawat Anakan Ikan Cupang Umur 1 Bulan yang Benar

Ikan cupang kembung
Ikan cupang kembung

Cara mengobati ikan cupang kembung

1. Memisahkan ikan yang sakit

Cara pertama yaitu dengan memisahkan ikan cupang kembung dengan ikan yang sehat. Taruhlah ikan cupang kembung tersebut ke kolam khusus yang lebih kecil dengan air yang bersih dan bebas dari bahan kimia seperti Chlorin. Pastikan ikan cupang tidak terkena udara terlalu lama. Jangan lupa juga untuk memberikan pencahayaan yang cukup dengan suhu antara 21 hingga 26 derajat. Hal itu supaya penyakitnya tidak bertambah banyak.

2. Memberikan air secara rutin

Air di kolam khusus tersebut harus dialirkan secara berkala supaya kondisi air tetap bersih. Air yang dialirkan jangan sampai memenuhi kolam, cukup sampai volume 80%. Hal ini supaya memberikan ruang gerak ikan, sehingga ikan bisa bergerak dan berenang dengan bebas. Dengan begitu, metabolisme dalam tubuhnya tetap berjalan.

3. Memberikan garam

Garam yang diberikan untuk ikan cupang kembung berguna untuk menetralisir bakteri yang hinggap di dalam lambungnya.  Berilah garam sebanyak 1 sendok teh untuk satu galon air. Jumlah garam yang dimasukkan disesuaikan dengan jumlah air yang ada di kolam khusus untuk merawat ikan cupang yang kembung tersebut.

Selain untuk menetralisir bakteri, garam akan membuat perasaan ikan menjadi lebih tenang karena rasa sakit di lambungnya akan berkurang. Sembelit di sistem pencernaan lainnya juga sembuh dengan perlahan. Hal itu karena ikan cupang berada di air yang kadar pHnya sangat tepat.

Ikan cupang kembung
Ikan cupang kembung

4. Tetap memberi makanannya

Walaupun ikan cupangmu tidak mau makan, tetaplah memberikan ia makanan walaupun hanya setengah porsi seharinya. Dengan demikian, lambungnya tetap dapat bekerja dan makanan yang sebelumnya dimakan tidak menumpuk di sistem pencernaan. Supaya lebih sehat, gantilah makanannya dengan bahan alami yang memiliki serat tinggi, supaya bisa lebih mudah diserap oleh tubuh. Apabila ikanmu kesulitan untuk memakan, kamu bisa memberikan makanannya secara langsung menggunakan tanganmu. Hal ini dapat membantu ikan cupang kembung untuk pulih kembali.

5. Memberikan antibiotik

Cara mengatasi ikan cupang kembung selanjutnya yaitu dengan memberkan antibiotik. Apabila ikan cupang tersebut menunjukkan gejala infeksi seperti perut yang berwarna merah dan sulit makan, sebaiknya berikan larutan antibiotik. Dengan begitu, bakteri di perut akan hilang perlahan. Campurkanlah air kolam dengan antibiotik sesuai dengan petunjuk pemakaian yang telah ditentukan.

6. Mengganti air secara rutin

Cara mengatasi cupang kembung selanjutnya yaitu rutin mengalirkan air, jangan lupa juga untuk menggantikan air yang sudah diberikan antibiotik selama dua hari. Supaya ikan tetap berada di air yang normal, sehari, dan sehat. Kuraslah air secara bertahap atau bisa juga menggantinya secara keseluruhan, dengan terlebih dahulu memindahkan ikannya ke kolam atau wadah yang disediakan.

7. Melakukan evaluasi

Jika cara-cara di atas dilakukan dengan benar, maka secara perlahan besar perut ikan yang sakit akan kembali normal, begitu pula dengan nafsu makannya dan gerakan renangnya yang semakin lincah. Apabila dalam seminggu tidak menunjukkan adanya kesembuhan, mungkin ikan tersebut terdapat cacar atau cedera di dalam organ nya. Jika kondisinya seperti itu, maka waktu persembuhannya akan lebih lama. Maka dari itu, teruslah melakukan pengobatan secara rutin dengan cara-cara yang sudah disebutkan sebelumnya.

8. Memberi makan dengan porsi yang wajar

Jika ikan cupang mulai sembuh dari penyakit kembungnya, segeralah memberinya makanan dengan jumlah yang wajar, yaitu cukup sebanyak 1 hingga 2 kali per harinya, serta menyesuaikan dengan usia dan usia tubuhnya. Apabila makanannya terlalu banyak, maka perutnya akan kembung kembali. Jika makanannya bersisa di air kolam, segeralah membersihkannya supaya tidak dimakan oleh ikan cupang karena makanan tersebut sudah mengandung banyak udara.

Meskipun ikan sudah sembuh, jangan terburu-buru untuk mencampurkannya dengan ikan cupang lain yang lebih sehat. Biarkan dahulu di kolam khusus hingga dia benar-benar sehat dan mulai aktif menggerakkan tubuhnya, pastinya tetap memberikan perawatan yang terbaik. Apabila benar-benar sudah pulih seutuhnya, baru dikembalikan ke kolam semula.

9. Melakukan perawatan lanjutan

Walaupun dalam kondisi sehat seperti semula, teruslah melakukan perawatan lanjutannya untuk mengatasi ikan cupang kembung, yaitu dengan memberi makanan yang tinggi akan serat dan nutrisi dengan jumlah yang wajar. Pastikan untuk terus menjaga kualitas airnya supaya tetap sehat dan terhindar dari pencemaran yang diakibatkan oleh bahan kimia. Jangan lupa juga untuk menggantikan airnya selama tiga hari sekali. Untuk mengetahui dan memastikan perkembangan kesehatan ikan, lakukanlah penimbangan berat badan secara berkala.

Ikan cupang kembung
Ikan cupang kembung

Penutup

Begitulah cara dalam menangani ikan cupang kembung dan faktor-faktor penyebabnya. Rawatlah ikan-ikan yang kamu pelihara dengan baik dan benar, supaya penyakit yang dialaminya tidak semakin parah. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Mengatasi Cupang Stress dengan Ampuh