Beginilah Cara Budidaya Ikan Lele yang Mudah untuk Pemula

Posted on 20 views
Cara budidaya ikan lele, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan pada akhirnya kamu bisa menghasilkan keuntungan yang besar di masa mendatang.
Bagikan artikel ini

Cara budidaya ikan lele, dapat ditemukan dari berbagai sumber, baik dari internet ataupun buku yang membahas pengetahuan seputar budidaya ikan. Budidaya ikan lele sendiri, diketahui cukup mudah untuk diikuti. Selain itu, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan pada akhirnya bertambah jumlah kolam ikan budidaya yang Kamu miliki, maka bisa menghasilkan keuntungan yang besar di masa mendatang.

Cara Budidaya Ikan Lele
Cara Budidaya Ikan Lele

Informasi Seputar Cara Budidaya Ikan Lele  

Ikan lele dikenal mengandung berbagai macam senyawa baik yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh seseorang. Di dalamnya terkandung senyawa protein, serta vitamin B-12. Selain itu, nutrisi-nutrisi tersebut juga bagus untuk tumbuh kembang bayi.

Cara budidaya ikan lele banyak bermunculan di internet sebagai sebuah usaha skala rumahan. Ada juga yang memanfaatkan budidaya tersebut untuk kebutuhan pribadi. Selain itu, ikan lele mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan barunya, sehingga minim angka kematian ikan lele akibat ketidakcocokan dengan lingkungan.

Pakan yang diberikan untuk ikan lele sebenarnya tidak sulit. Akan tetapi, pertumbuhan ikan lele bergantung dari jenis makanan apa yang diberikan oleh pemiliknya. Oleh sebab itu, selain memberikan pakan berupa pelet ikan, sesekali berikan nutrisi lainnya seperti dedaunan, cacing, atau ampas tahu yang telah difermentasikan.

Dalam cara ternak ikan lele, semakin sering memberikan berbagai macam pakan supaya ikan tidak merasa bosan karena memakan jenis makanan yang sama, maka bobot ikan pun bisa semakin bertambah. Terlebih, karena diberi makanan secara teratur dan bernutrisi, daging ikan lele yang dihasilkan dari cara budidaya ikan lele Kamu dapat lebih berkualitas dibandingkan ketika membelinya di pasar. Oleh karena itu, membudidayakan ikan lele memiliki banyak keuntungan baik dari segi ekonomi maupun kesehatan.

Cara Budidaya Ikan Lele
Cara Budidaya Ikan Lele

Tahapan Cara Budidaya Ikan Lele

Persiapan kolam

Pembuatan kolam ikan lele umumnya dapat dilakukan dalam dua cara, yakni menggunakan terpal atau dibuat secara permanen dengan semen walaupun selain itu ada juga cara budidaya ikan lele di ember. Jika memanfaatkan terpal, maka biaya yang dikeluarkan lebih murah dibandingkan dengan penggunaan semen dan batako. Akan tetapi, kekurangannya perlu dilakukan pemugaran secara rutin dalam jangka waktu tertentu bila memakai kolam dari terpal.

Umumnya, peternak lele lebih memilih menggunakan kolam terpal untuk pemula.Karena pada cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula, di kolam tersebut akan terhindar dari banjir. Kolam harus disiapkan dalam ukuran 2 x 1 x 0,6 meter persegi. Hal yang pertama kali harus dilakukan yaitu menggali tanah hingga mencapai kedalaman minimalnya 50 cm.

Selanjutnya, membuat kerangka terpal dengan memanfaatkan kayu ataupun bambu. Lalu, terpal yang telah disiapkan sebelumnya dimasukkan ke dalam bagian tanah yang telah digali. Kemudian, terpal dipasangkan secara perlahan untuk menghindari terjadinya kerusakan seperti robekan kecil pada terpal. Terakhir, air dimasukkan ke dalam kolam terpal dan dibiarkan mengendap terlebih dahulu selama 1 sampai dengan 3 hari.

Menebar bibit ikan lele

Perlakuan cara budidaya ikan lele ini, membutuhkan sepasang ikan lele jantan dan betina agar berlangsung proses pemijahan serta penetasan telur ikan lele. Ketika telur-telur ikan sudah mulai menetas, Kamu perlu memisahkan antara ikan dewasa dengan bibit ikan tersebut. Perawatan bibit ikan sendiri, dalam pembenihan ikan lele membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan supaya ikan lele bisa mencapai ukuran 5 hingga 7 cm.

Selain itu, perlu diberikan pakan secara teratur dalam jumlah yang cukup supaya pertumbuhan bibit ikan lele dapat berlangsung dengan cepat. Saat memasuki kurun waktu 1 bulan, biasanya bibit ikan sudah memiliki ukuran 2 sampai dengan 3 cm. Saat bibit ikan sudah cukup dewasa, sebaiknya pindahkan lagi ke kolam yang berisi ikan dewasa lainnya agar segera terjadi pembuahan dan penetasan telur ikan kembali.

Pakan ikan lele

Pakan yang biasa digunakan oleh para peternak ikan lele selama melakukan cara budidaya ikan lele, menggunakan olahan pabrik yang disesuaikan dengan ukuran mulut dari ikan lele. F999 merupakan jenis pelet yang dianjurkan untuk diberikan ke bibit ikan yang masih berumur 2 minggu. Lalu, F781-2 ketika bibit lele memasuki usia 2 bulan, dan F781 saat lele berusia 3 bulan dan siap untuk dipanen.

Peternak juga dapat memberikan nutrisi tambahan alami yang diambil dari bahan-bahan alam. Mulai dari rayap, kerang, keong emas, bekicot, dedaunan, dan lain sebagainya. Terkadang lele juga senang ketika diberi makan sisa nasi dalam jumlah yang cukup. Remah-remah roti juga dapat dijadikan sebagai tambahan alternatif disamping pemberian pelet yang biasanya dilakukan sebanyak 2 kali dalam kurun waktu 24 jam.

Pemberian pakan yang berlebihan dapat menyebabkan ikan lele mudah mati, begitupun sebaliknya jika pakan yang diberikan kurang, lele tidak dapat tumbuh dengan baik akibat kekurangan nutrisi yang seharusnya diserap oleh tubuh. Oleh sebab itu, berikan pakan pada waktu pagi dan sore hari saja. Kedua waktu tersebut membantu lele tidak merasa kelaparan dan nutrisi yang dibutuhkan olehnya juga terpenuhi.

Cara Budidaya Ikan Lele
Cara Budidaya Ikan Lele

Pemeliharaan ikan lele

Meskipun tidak mudah mengalami banjir karena menggunakan kolam yang terbuat dari terpal. Dalam cara budidaya ikan lele di terpal, kamu perlu memperhatikan kondisi air dimana ikan lele tersebut tinggal. Lele bisa bertahan hidup jika kondisi airnya memiliki suhu 25 hingga 28οC. Sedangkan suhu yang sesuai untuk tumbuh kembang larvanya yakni 26 sampai dengan 30 οC. Selain itu, kondisi air harus terbebas dari bahan-bahan kimia ataupun minyak agar memenuhi syarat cara ternak lele yang baik dan benar.

Jika ditemukan kondisi air sudah terlihat keruh dan gelap, sebaiknya segera diganti dengan air baru. Hal ini berkaitan dengan kandungan asupan oksigen  yang kurang di dalam air yang kotor. Pergantian air ini, dapat dilakukan seminggu sekali dengan volume air minimal yang harus diperbaharui adalah 10 hingga 30% dari keseluruhan isi air di dalam kolam.

Kalau peternak memiliki alat pengukur pH air, maka akan lebih baik lagi. Karena, cara budidaya ikan lele dapat berhasil jika kondisi air baik untuk kehidupan ikan lele, umumnya air tersebut memiliki pH sebesar 6,5 sampai dengan 9. Lalu, tingkat kekeruhan airnya hanya boleh di kisaran 30 hingga 60 cm saja dan bukan disebabkan oleh keberadaan lumpur.

Usahakan di bagian permukaan kolam tidak terlalu banyak tanaman yang menutupinya. Terutama tanaman enceng gondok, meskipun dapat membantu menjaga suhu kolam supaya tidak terlalu panas, namun bisa menyebabkan oksigen di dalam air semakin berkurang. Adapun masalah lainnya yakni sinar matahari tidak dapat masuk mencapai dasar kolam yang menyebabkan ikan lele kekurangan nutrisi serta memicu pertumbuhan lumut dengan cepat.

Proses panen ikan lele

Ikan yang sudah mencapai ukuran tubuhnya 5 hingga 7 cm, pengisian air kolam dapat dilakukan hingga mencapai ketinggian 40 cm. Semakin besar ukuran lele, maka semakin dalam juga debit air yang ditambahkan ke dalam kolam terpal. Cara budidaya ikan lele ketika telah memasuki ukuran waktu 3 hingga 4 bulan, maka ikan Lele milik Kamu sudah siap untuk dipanen.

Proses penyeleksian ikan dimulai saat bibit ikan mencapai usia 1 bulan yang menentukan cara ternak lele cepat panen. Ikan yang berukuran sedang ditempatkan di kolam terpisah dari ikan yang masih berukuran kecil. Hal tersebut guna menghindari terjadinya saling memangsa, karena lele dewasa dapat memakan ikan lainnya yang memiliki ukuran lebih kecil dari tubuhnya.

Baca Juga: Berikut 10 Jenis Makanan Ikan Lele!

Penutup

Sekian pembahasan cara budidaya ikan lele pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan pantang menyerah. Sampai Jumpa!

Comments are closed.