Cara Budidaya Ikan Cupang dengan Mudah dari Rumah, Dijamin Berhasil!

Posted on 84 views
Kembali populernya ikan cupang di Indonesia menjadi daya tarik bagi para pencinta ikan. Simak cara budidaya ikan cupang yang dijelaskan di dalam artikel ini
Bagikan artikel ini

Cara budidaya ikan cupang yang dijelaskan dalam artikel di bawah ini barangkali akan memberikan informasi yang penting untuk kamu yang sedang hobi memelihara ikan cupang.

Kembali populernya ikan cupang di Indonesia menjadi daya tarik bagi para pencinta ikan. Siapa yang tidak tertarik melihat keindahan ikan cupang. Ikan ini memang terkenal dengan ragam warna dan corak yang menyelimuti tubuhnya.

Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang

Ukurannya yang mungil serta perawatannya yang mudah menjadi alasan ikan ini banyak digandrungi oleh para pecinta ikan.

Tidak hanya sekedar memelihara, sebagian orang malah menjadikan ikan ini sebagai bisnis dengan membudidayakannya. Alasan utamanya adalah bisnis ikan cupang ini cukup menjanjikan di Indonesia.

Lantas, bagaimana cara budidaya ikan cupang? Bagi kamu para pemula yang ingin membudidayakan ikan cupang, kita simak ulasan cara ternak ikan cupang berikut.

Cara Budidaya Ikan Cupang

1. Memilih Induk Ikan Cupang

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk memulai beternak ikan cupang adalah memilih induk ikan cupang terlebih dahulu. Kamu perlu memiliki ikan cupang jantan dan betina yang sudah siap kawin atau sudah matang.

Untuk memilih induk ikan cupang jantan dan betina yang sudah matang, kamu bisa menanyakannya pada toko ikan hias. Dalam cara budidaya ikan cupang, kamu juga bisa melihat perbedaan ikan cupang yang sudah matang atau belum dari fisiknya.

Beberapa ciri yang membedakan ikan cupang jantan dan betina yang sudah siap kawin adalah sebagai berikut :

Ikan Cupang Jantan

  • Umur ikan sekitar 4-8 bulan
  • Siripnya relatif panjang
  • Bentuk badannya panjang
  • Warna lebih terang atraktif
  • Gerakan ikan lincah dan agresif

Ikan Cupang Betina

  • Umur ikan sekitar 3-4 bulan
  • Siripnya relatif pendek
  • Bentuk badannya lebih bulat
  • Bagian perut ikan agak membuncit
  • Warna lebih kusam dan menjadi tidak menarik
  • Gerakan ikan menjadi lambat
Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang

2. Menyiapkan Tempat untuk Pemijahan

Langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan tempat sebagai tempat untuk proses pemijahan sebagai langkah untuk cara mengawinkan ikan cupang. Alat yang perlu disiapkan biasanya hanya baskom kecil atau bisa juga aquarium kecil. Untuk ikan cupang betinanya, kamu bisa menyiapkan gelas plastik sebagai tempatnya.

3. Menyiapkan Tanaman Air

Setelah wadah atau tempat untuk proses pemijahan disiapkan, kamu perlu juga menyiapkan tanaman air yang nantinya akan dimasukkan ke wadah tersebut. Jenis tanaman air yang bisa digunakan dan mudah didapatkan adalah kiambang. Persiapan tanaman air ini sangat penting dalam cara beternak ikan cupang yang benar.

Fungsi tanaman air ini antara lain sebagai tempat berlindung alami anak-anak ikan cupang yang telah menetas

4. Masukan Air ke Tempat Pemijahan

Langkah berikutnya cara budidaya ikan cupang adalah isi wadah atau tempat pemijahan dengan air sekitar 250-500 mililiter tergantung seberapa besar wadah yang kamu gunakan. Usahakan isi jangan terlalu penuh agar sirkulasi udara ikan cupang lebih bagus.

Air yang digunakan untuk proses pemijahan biasanya adalah air sungai jernih hasil endapan atau air tanah jernih. Diamkan air tersebut selama semalam. Jangan gunakan air PDAM atau air mineral atau air lainnya yang mengandung bau kaporit.

5. Masukan Ikan Cupang Jantan Terlebih Dahulu

Setelah tempat dan air siap, langkah selanjutnya dalam cara kawin ikan cupang hias adalah mulai masukan ikan cupang jantan ke dalam wadah. Diamkan ikan cupang jantan yang siap kawin selama semalam sendiri di dalam wadah.

Tujuannya adalah agar ikan cupang jantan ada waktu untuk membuat gelembung-gelembung. Gelembung ini yang nantinya digunakan sebagai tempat menyimpan telur hasil pembuahan.

Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang

6. Satukan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Langkah berikutnya dalam cara budidaya ikan cupang adalah memasukkan ikan cupang betina ke dalam tempat pemijahan yang telah ada gelembung-gelembungnya. Kamu harus menutupi tempat tersebut dengan koran atau kertas dan jika perlu jauhkan dari kebisingan.

Hal ini karena ikan cupang betina yang siap kawin biasanya bersifat sensitif, sehingga jika suasana berisik dan banyak mata yang melihat, kemungkinan ikan tidak akan mau kawin.

Sedikit tips untuk menyatukan ikan cupang jantan dan betina lebih disarankan pada pagi hari sekitar pukul 7-10 atau sore hari sekitar pukul 4-6 sore. Jam-jam tersebut merupakan waktu yang biasanya proses pemijahan berlangsung.

7. Memisahkan Kembali Ikan Cupang Betina

Proses pemijahan akan berlangsung selama kurang lebih 3 hari. Setiap kawin, induk ikan cupang akan mengeluarkan telur sebanyak 1000 butir yang dilindungi dalam gelembung air.

Setelah itu, akan terjadi pembuahan yang dinampakkan dengan menetasnya telur-telur induk dalam waktu 1 hari atau 24 jam. Namun, dari 1000 telur yang dikeluarkan, biasanya hanya ada 30 – 50 ekor anak ikan cupang yang bertahan hidup.

8. Memberikan Anak Ikan Cupang Makan

Setelah menetas dari telur, beri makan anak ikan dengan kutu air. Jangan beri makan terlalu banyak karena akan membuat kotor air dan menyebabkan rentannya anak ikan mati.

9. Memisahkan Ikan Cupang Jantan

Setelah 2 minggu menetasnya telur ikan cupang, kamu harus segera memisahkan induk ikan cupang jantan kembali ke tempat yang terpisah. Tujuannya adalah agar tempat anak-anak ikan cupang lebih luas. Jangan lupa untuk memberi makan secara teratur anak – anak ikan cupang dengan jentik nyamuk atau kutu air.

10. Memilah Ikan Cupang Jantan dan Betina

Ketika umur anak ikan sudah mencapai 1.5 bulan, ada baiknya kamu segera memisahkan ikan cupang jantan dan betina untuk dapat dibudidayakan kembali.

Jika sudah siap kawin, ikan-ikan tersebut dapat langsung dipindahkan ke tempat pemijahan. Perlu diketahui bahwa dalam cara budidaya ikan cupang, induk ikan cupang jantan dapat kawin sampai 8 kali dalam rentan waktu 2-3 minggu. Sedangkan induk ikan cupang betina hanya bisa satu kali saja.

Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang

Tips Memilih Induk Ikan Cupang Yang Bagus

Dalam cara budidaya ikan cupang, salah satu hal penting adalah memilih induk yang bagus agar anak cupang yang dihasilkan dapat berkualitas. Induk ikan jantan yang bagus akan sangat berpengaruh untuk menghasilkan anak ikan yang bagus juga.

Untuk memilih induk ikan cupang yang bagus, berikut tipsnya:

1. Pastikan usia induk cukup

2. Memiliki kedokan yang kebuka di keduanya

3. Memilih induk ikan cupang jantan yang memiliki warna yang cerah

4. Ikan cupang yang bagus memiliki ukuran insang yang sama besar

5. Memilih ikan yang memiliki ukuran sirip dada yang sama panjang

6. Pilih induk yang memiliki bentuk sirip ekor setengah lingkaran

7. Pilihlah ikan yang memiliki sirip ekor atas melebihi panjang ekor bawahnya

8. Pilih induk ikan cupang yang sehat

Delapan tips di atas sangat penting kamu perhatikan saat memilih induk ikan cupang jantan. Karena pemilihan induk ikan jantan yang berkualitas akan berpengaruh besar dalam menghasilkan anak ikan cupang yang berkualitas. Jangan lupa untuk mencari induk betina yang berkualitas juga ya.

Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang

Penutup

Nah, demikianlah cara budidaya ikan cupang yang tentunya mudah dan dapat dilakukan di rumah. Beserta tips untuk memilih induk jantan yang bagus dan cara memelihara ikan cupang dengan baik dan benar. Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat mencoba!

Baca Juga : 7 Jenis Makanan Ikan Cupang dan Informasinya yang Harus Kamu Ketahui