Tips Merawat Anak Kucing Tanpa Induknya Dengan Benar

Posted on 475 views
Nah, jika berniat untuk membawa dan merawat anak kucing tanpa induknya kamu bisa mencoba tips yang akan dijabarkan dalam tulisan tersebut.
Bagikan artikel ini

Bagi kamu yang menyukai kucing pasti tidak tega melihat seekor kucing terlantar tanpa induk. Nah, jika berniat untuk membawa dan merawat anak kucing tanpa induknya kamu bisa mencoba tips yang akan dijabarkan dalam tulisan tersebut. sebab merawat anak kucing yang sudah ditinggal oleh induknya bisa dibilang gampang-gampang susah. Untuk itu, simak ulasan jelasnya berikut ini. 

Merawat anak kucing tanpa induknya
Merawat anak kucing tanpa induknya

Tips Menarik Merawat Anak Kucing Tanpa Induknya

1. Membersihkan kucing

Saat pertama kali kamu menemukan kucing bisa saja ia dalam keadaan kotor dan penuh debu jalanan. Oleh sebab itu, jika kamu berniat untuk merawat anak kucing tanpa induknya rawat seperti bayi kecilmu.

Penting bagi kamu untuk membersihkan kucing dengan cara memandikannya dengan lap basah. Jika bisa jangan langsung diguyur dengan air khawatir anak kucing akan kedinginan sehingga mudah sakit sebab seperti yang kita tahu bahwa anak kucing cukup rentan dan sensitif.

2. Membuat lingkungan tetap hangat

Anak kucing seperti halnya anak makhluk hidup lainnya yang menyukai kehangatan. Apabila kamu merawat anak kucing tanpa induknya maka harus memastikan tempat istirahat kucing tersebut selalu hangat dan nyaman. Badan anak kucing sangat mudah kedinginan karena ia masih beradaptasi dengan suhu luar.

Kamu bisa menggunakan handuk atau kain yang lembut agar kehangatannya tetap terjaga. Pilihan lain yang dapat kamu coba yaitu dengan menyediakan lampu yang dekat dengan kandang atau tempat ia beristirahat. Hal tersebut wajib kamu lakukan apabila anak kucing berusia dibawah satu bulan.

3. Menyiapkan susu formula

Tidak jauh berbeda dengan bayi pada umumnya, susu adalah bagian wajib saat merawat anak kucing. Karena kamu merawat anak kucing tanpa induknya maka sudah seharusnya untuk menyiapkan susu formula sebagai susu dari induknya. Kamu dapat memberikan susu formula khusus anak kucing yang saat ini banyak dijual di pasaran.

Usahakan memberi susu yang formula untuk kucing karena ada beberapa orang yang sengaja menggunakan formula untuk manusia baik bayi atau dewasa. Hal tersebut sangat tidak diperkenankan karena dalam susu formula manusia mengandung laktosa yang sulit untuk dicerna kucing.

Jika kucing sudah bisa minum sendiri kamu bisa memberinya dengan menuangkan dalam wadah kecil yang bisa dijangkau anak kucing tersebut. Sebaliknya jika kucing masih berusia satu bulan atau di bawahnya, kamu wajib memberikan ia minum dengan menggunakan alat bantu berupa dot bayi maupun pipet.

Apabila anak kucing tidak mau minum jangan pernah paksa ia untuk membuka mulut karena secara otomatis ia akan memberontak atau menolak. Coba ganti posisinya dengan duduk lalu usap wajahnya perlahan mulut terbuka. Anak kucing akan minum sedikit demi sedikit dan tunggu hingga ia bersendawa.

Anak kucing dalam masa pertumbuhan maka wajib bagi kamu untuk memberikannya secara rutin dan teratur. Kucing yang masih kecil biasanya membutuhkan nutrisi lebih banyak dibanding biasanya. Oleh karena itu, kamu harus bisa menyesuaikan susu dengan kebutuhan anak kucing tersebut.

Merawat anak kucing tanpa induknya
Merawat anak kucing tanpa induknya

4. Memberi makan untuk anak kucing

Selain memberi susu, kewajiban lain yang harus dilakukan apabila merawat anak kucing tanpa induknya yakni memberinya makan. Poin ini berlaku apabila anak kucing yang dirawat sudah tumbuh gigi dan mampu mengunyah makanan.

Sebagai langkah awal, kamu bisa memberikan makanan khusus kucing dengan ukuran yang kecil baik bertekstur lembek maupun padat. Jika tidak terjadi masalah. Maka kamu dapat memberinya ukuran yang sesuai dengan usia dan selera anak kucing tersebut. Makanan anak kucing ini dapat diperoleh di pet shop.

5. Memberi vaksin

Bagi kamu penggemar kucing pasti sudah tidak asing dengan vaksin. Ternyata bukan hanya manusia saja yang harus divaksin, namun juga kucing. Bagi kamu yang merawat anak kucing tanpa induknya penting untuk melakukan vaksin sebagai bentuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit anak kucing.

Tidak perlu bingung, karena kamu bisa membawa anak kucing tersebut ke dokter hewan. Selain vaksin, kamu juga bisa memeriksa kesehatan kucing tersebut sekaligus seperti cek berat badan, suhu dan lain sebagainya Sebaiknya biasakan anak kucing yang dirawat untuk dibawa ke dokter bukan hanya saat ia sakit saja.

6. Membersihkan tempat tidur/kandang

Tips yang bisa kamu lakukan saat merawat anak kucing tanpa induknya selanjutnya yakni dengan membersihkan tempat tidur atau kandang. Biasakan untuk membersihkan tempat kucing agar ia terhindar dari penyakit dan kutu yang sering kali menjadi momok bagi pemelihara kucing. Bersihkan kandang dan ganti alas tidur kucing secara berkala agar ia tetap nyaman.

Merawat anak kucing tanpa induknya
Merawat anak kucing tanpa induknya

7. Pisahkan dengan kucing yang lebih dewasa

Merawat anak kucing tanpa adanya induk bisa dikatakan cukup berisiko contohnya jika kamu menempatkan kucing dewasa dengan anak kucing dalam satu kandang maka anak kucing akan kalah. Oleh sebab itu, sebaiknya memisahkan tempat untuk anak kucing dan kucing dewasa.

Namun jika kamu memelihara anak kucing lebih dari satu sebaiknya gabungkan menjadi satu sesuai dengan kapasitas tempat yang disediakan. Dengan menempatkan anak kucing tersebut dalam satu tempat supaya lebih hangat dan nyaman meski tanpa kehadiran induknya.

8. Membantu membersihkan kotoran dan air kencing anak kucing

Bagian lain yang harus dilakukan ketika merawat anak kucing tanpa induknya adalah membantunya membersihkan buang air besar atau BAB serta buang air kecil. Seperti halnya bayi, pada umumnya, anak kucing bisa BAB dimana saja sehingga akan sangat mengganggu apabila tidak segera dibersihkan.

Pada umumnya, saat anak kucing usai buang air kecil atau BAB sang induk akan menjilati bagian anus untuk membersihkannya. Nah, untuk membersihkan bagian tersebut kamu bisa menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan air hangat sebelumnya. Salah satu untuk membiasakan anak kucing agar tidak BAB sembarangan yaitu dengan melatihnya.

Kamu bisa melatih anak kucing tersebut agar BAB di litterbox. Sediakan litterbox yang sebelumnya telah diisi dengan pasir. Membiasakan anak kucing untuk bisa melakukan hal ini memang cukup sulit, namun dengan latihan yang cukup ia akan terbiasa. Apabila anak kucing sudah bisa BAB di litterbox maka satu lagi kewajiban yang harus dilakukan yakni membersihkan litterbox tersebut.

9. Mengajak kucing bermain

Merawat anak kucing tanpa induknya berarti kamu juga sebagai ganti induk yang harus merawat dan mengerti anak kucing tersebut. Tidak hanya manusia saja yang suka dan butuh bermain, namun juga anak kucing. Saat anak kucing mulai berjalan dan aktif kamu bisa mencoba untuk mengajaknya bermain di sekitar, bercengkrama atau bahkan berjalan-jalan dengannya.

Merawat anak kucing tanpa induknya
Merawat anak kucing tanpa induknya

Penutup

Itulah beberapa tips merawat anak kucing tanpa induknya yang bisa kamu jadikan tambahan informasi. Rawat dengan baik agar hingga kucing tersebut dewasa karena merawat kucing juga bisa menjadi tempat untuk belajar bertanggung jawab terhadap makhluk hidup.

Baca Juga : Cara Merawat Anak Kucing Dengan dan Tanpa Induk