Bagaimana Cara Ternak Ayam Bangkok? Simak Infonya Berikut Ini!

Posted on 40 views
Mau beternak ayam bangkok tapi tidak tahu caranya? Tenang, karena disini kami akan memberikan panduan bagaimana cara ternak ayam bangkok untuk pemula
Bagikan artikel ini

Pengen beternak ayam tapi nggak tau caranya? Tenang, karena disini kami akan memberikan panduan bagaimana cara ternak ayam bangkok untuk pemula. Saat ini ternak ayam menjadi salah satu pilihan bisnis yang sangat menggiurkan. Bahkan banyak pebisnis yang telah sukses dengan menggeluti usaha ternak ayam.

Cara Ternak Ayam Bangkok
Cara Ternak Ayam Bangkok

Supaya dapat menghasilkan ayam yang berkualitas maka diperlukan metode serta cara yang tepat juga. Ayam bangkok merupakan jenis ayam yang paling banyak digemari. Karena ayam ini memiliki postur tubuh kekar serta gagah perkasa, sehingga tak jarang banyak dicari oleh para mengoleksi ayam. Sebab ayam bangkok juga dapat dijadikan sebagai ayam petarung.

Nah, agar bisnis yang akan kamu jalankan dapat berjalan dengan lancar, simak langkah untuk cara ternak ayam bangkok yang menguntungkan berikut ini yuk!

Cara Ternak Ayam Bangkok
Cara Ternak Ayam Bangkok

Cara Ternak Ayam Bangkok

Memilih Bibit

Untuk memilih bibit ayam bangkok untuk cara budidaya ayam bangkok dengan kualitas yang unggul, berdasarkan warna bulunya ayam bangkok dapat dikelompokkan menjadi 7 yaitu :

  • Putih merupakan ayam yang mempunyai warna dasar bulu putih.
  • Wangkas adalah ayam yang memiliki warna bulu kuning kemerahan.
  • Wiring adalah ayam yang mempunyai warna dasar bulu hitam, serta ekor dan bulu rawis berwarna kuning kemerahan.
  • Klawu merupakan ayam yang mempunyai warna dasar bulu abu-abu.
  • Jragen adalah jenis ayam yang mempunyai bulu dengan warna dasar hitam.
  • Blorok yaitu ayam yang bulunya mempunyai corak totol-totol dengan berbagai kumpulan warna, seperti hitam, merah dan putih.
  • Jali adalah ayam yang mempunyai bulu dengan warna dasar blirik atau campuran dari berbagai warna, seperti hitam, putih dan merah.

Selain itu ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika hendak memilih ayam bangkok yaitu:

  • Gerak ayam lincah, aktif serta sehat.
  • Bibit ayam mempunyai kualitas yang benar-benar unggul.
  • Ayam tidak dalam keadaan sakit atau cacat.

Persiapan kandang

Apabila kalian hendak melakukan cara ternak ayam bangkok, perhatikan cara memelihara ayam bangkok yang benar. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat memilih kandang ayam yakni :

  • Lokasi kandang ayam sekurang-kurangnya harus mempunyai jarak minimal 5 meter dari kandang yang lainnya.
  • Kontur tanah datar, terdapat beberapa tanaman sebagai pelindung sekaligus berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara dan cahaya matahari dapat masuk sampai ke dalam kandang.
  • Terdapat saluran air yang lancar dan tidak adanya sumbatan jika terjadi hujan. Sehingga saat terjadi hujan air tak akan menggenangi lingkungan sekitar kandang yang nanti berakibat sebagai sarang nyamuk.
  • Sebaiknya pilih lokasi yang ditumbuhi banyak rerumputan. Sebab rumput dapat berguna sebagai makanan pengganti serat bagi ayam.
  • Kandang ayam berada pada posisi yang mengarah langsung ke sinar matahari serta arah angin.
  • Lokasi ternak sebaiknya diberi pagar secara permanen dengan menggunakan material batu bata dan semen.
  • Untuk menghemat biaya pagar juga dapat dibuat dari bahan kawat ataupun bambu.
Cara Ternak Ayam Bangkok
Cara Ternak Ayam Bangkok

Jenis Kandang Ayam Bangkok

Perlu kamu ketahui jika kandang ternak ayam bangkok untuk cara beternak ayam bangkok dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

1. Kandang umbaran satuan

Kandang ini termasuk multifungsi sebab dapat dipakai untuk kandang anakan yang berusia 1,5 sampai 3 bulan. Kandang ternak ayam bangkok sederhana ini biasa dibuat dari kayu yang mempunyai ukuran ideal yaitu 1m x 1,5m x 2,5m.  Kandang  umbaran dapat dialasi dengan tanah dan pasir.

2. Kandang postal

Khusus untuk anak ayam yang baru menetas biasanya akan diletakkan pada kandang postal ini. Ukurannya memang lebih kecil bila dibandingkan dengan kandang umbaran yaitu 1m x 1m x 0,8m. Meskipun kecil, namun kandang ini dapat menampung hingga 15 ekor anak ayam.

Dinding kandang terbuat dari bahan kawat serta bagian dalam kandang terdapat pemanas yang dibuat dari bohlam. Sedangkan alasnya terbuat dari sekam padi, yang mana harus diganti setiap 3 hari sekali.

3. Kandang tidur

Seperti namanya jika kandang ini biasa digunakan untuk tidur ayam di waktu malam hari. Alas pada kandang ini harus dibuat lebih tinggi yaitu sekitar 1,5 m dari permukaan tanah. Hal itu bertujuan untuk menghindari suhu tanah yang biasanya akan berubah menjadi dingin ketika malam hari.

Nah, ketiga jenis kandang tersebut cocok untuk ternak ayam bangkok serta dilengkapi dengan pakan, wadah minum. Selain itu para peternak juga harus menjaga kebersihan serta kelembapan kandang agar ayam terhindar dari penyakit.

Pemberian pakan serta perawatan bibit

Apabila induk ayam telah bertelur, maka biarkan ia mengerami telurnya sampai menetas. Setelah menetas, pisahkan anak ayam dari induknya. Selanjutnya rawatlah anak ayam tersebut dengan baik supaya dapat menghasilkan ayam dengan kualitas unggul serta jago bertarung.

Ketikan anak ayam berumur 1 sampai dengan 2 hari biasanya mendapatkan nutrisi dari sisa kuning telur yang masih menempel pada bulu-bulunya. Akan tetapi, jika ayam sudah lewat dari usia tersebut, maka kamu dapat memberikan pakan dengan intensitas yang lebih sering.

Pemberian suplemen tambahan

Cara ternak ayam bangkok selanjutnya adalah dengan memberikan pakan yang mempunyai komposisi berbeda. Adapun komposisi pakan anak ayam yaitu terdiri dari campuran pur dan susu bubuk bayi dengan perbandingan 5 : 1. Perlu kamu ketahui jika campuran tersebut sangat penting untuk proses pertumbuhan badan, tinggi serta bulu pada anak ayam.

Jemur anak ayam

Seperti yang sudah kalian ketahui jika sinar matahari pagi sangatlah baik untuk kesehatan, tak hanya untuk manusia tetapi juga bermanfaat untuk semua makhluk hidup. Sinar matahari mengandung vitamin D yang sangat diperlukan oleh tubuh anak ayam. Hal tersebut merupakan cara memelihara ayam bangkok yang baik.

Apabila anak ayam rutin berjemur pada pagi hari maka hal itu sangat bagus untuk kesehatan mereka. Para peternak dapat menjemur mulai dari jam 7 pagi sampai jam 8 pagi. Sedangkan lama penjemuran anak ayam cukup 30 menit saja. Sebaiknya saat ternak ayam bangkok jangan menjemur ayam lebih dari jam 8 pagi ya, karena kurang bagus untuk kesehatannya.

Pencabutan bulu anak ayam

Pertumbuhan bulu yang terlalu lebat pada anak ayam biasanya akan menghabiskan porsi gizi dari asupan makanannya tersebut. Jadi sebaiknya kamu harus mencabuti bulu ketika anak ayam berumur 3 minggu. Kamu cukup melakukannya dengan cara memotong bulu pada bagian sayap serta ekor anak ayam.

Dan saat anak ayam menginjak usia 2 bulan, kamu bisa mencabut bulu yang mengalami kerontokan pada bagian leher dan punggung. Hal ini harus dilakukan karena untuk membantu mengoptimalkan proses penyerapan makanan dalam proses perkembangan anak ayam.

Beri perawatan intensif

Masa perawatan anak ayam yang perlu diperhatikan dalam cara ternak ayam bangkok ialah mulai dari awal sampai anak ayam menginjak umur 6 bulan. Mereka harus selalu dipelihara di dalam kandang. Tujuannya adalah untuk mencegah energi yang hilang dari anak ayam dikarenakan mereka terlalu banyak bergerak atau bermain.

Baca Juga: Cara Memiliki Ternak Bebek Petelur yang Baik

Energi tersebut seharusnya dapat digunakan untuk proses pertumbuhan anak ayam. Akan tetapi, karena anak ayam terlalu banyak bergerak menyebabkan energi yang tersimpan hilang. Oleh sebab itu, berikan saja waktu untuk anak ayam bermain sekitar 30 menit saja untuk per hari. Jangan biarkan anak ayam terlalu lama bermain.

Cara Ternak Ayam Bangkok
Cara Ternak Ayam Bangkok

Penutup

Itulah tadi pembahasan kita tentang cara ternak ayam bangkok. Jika kamu tertarik melakukan bisnis ayam bangkok, kamu bisa mencoba semua langkah di atas ya!

Comments are closed.