Ketahui Cara Memelihara Ayam Potong yang Tepat dan Cepat

Posted on 18 views
Jika kamu tertarik untuk mengembangkan bisnis ayam potong, berikut merupakan cara memelihara ayam potong yang tepat...
Bagikan artikel ini

Ayam potong merupakan komoditas yang keuntungannya cukup menggiurkan, walaupun kamu baru mulai memulainya sebagai bisnis. Jenis ayam ini cukup mudah dipelihara dan tidak membutuhkan banyak budget untuk pemeliharaannya. Jika kamu tertarik untuk mengembangkan bisnis ayam potong, berikut merupakan cara memelihara ayam potong yang tepat.

cara memelihara ayam potong
Cara memelihara ayam potong

Langkah dan Cara Memelihara Ayam Potong dengan Benar

Prospek bisnis ayam potong cukup menjanjikan setiap tahunnya, ini karena permintaan akan daging ayam selalu tinggi. Untuk memelihara ayam potong, berikut merupakan berbagai persiapan yang perlu kamu lakukan, diantaranya:

1. Persiapkan Budget

Sebelum kamu memelihara ayam potong dalam jumlah besar, kamu harus mempersiapkan budget terlebih dahulu. Ada beberapa peralatan yang perlu kamu persiapkan, diantaranya adalah kandang, tempat minum, makanan untuk ayam, bibit ayam, hingga tempat khusus untuk menghangatkan ayam yang baru menetas.

Total semua budget tersebut tergantung seberapa besar kamu hendak membuka bisnis ayam potong ini. Jika ukuran dan jumlah ayam yang hendak kamu pelihara berada di skala menengah, budget yang perlu kamu siapkan sekitar 10-15 juta rupiah.

2. Tentukan Lokasi Kandang

Cara memelihara ayam potong selanjutnya adalah menentukan lokasi untuk kandang, usahakan tidak terlalu jauh dari rumah. Akan lebih baik jika mudah dijangkau dengan transportasi karena pemindahan ayam berskala besar membutuhkan pickup ukuran kecil atau sedang.

Karena ayam mudah stress, kamu lebih baik menempatkan kandang ayam tersebut di tempat yang tenang dan tidak bising. Bisa juga kamu jauhkan dari pemukiman penduduk, karena kotoran ayam tentu akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Jangan lupa agar kandang tidak jauh dari tempat air, sehingga pembersihan bisa dilakukan dengan maksimal.

cara memelihara ayam potong
Cara memelihara ayam potong

3. Pembuatan Kandang

Jika sudah menentukan lokasi yang tepat untuk membuat kandang, pilih jenis kandang yang hendak dibuat. Untuk ayam potong, terdapat dua jenis kandang yang direkomendasikan, yakni kandang panggung dan kandang tanpa panggung.

Apabila kamu ingin menekan budget, maka kandang ayam tanpa panggung merupakan pilihan yang tepat. Ia mudah dibuat dan pembangunannya menggunakan lebih sedikit budget dibandingkan kandang panggung.

Cara memelihara ayam potong dengan kandang panggung lebih direkomendasikan. Ini karena kotoran ayam langsung turun ke bawah tanpa perlu kamu bersihkan, sehingga lebih praktis dan tidak merepotkan.

4. Pembibitan Ayam

Cara memelihara ayam potong setelah membuat kandang adalah melakukan pembibitan ayam. Terdapat beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan ketika hendak memilih ayam sebagai bibit, diantaranya adalah ayam harus sehat dan memiliki gerakan yang aktif. Secara fisik, pilih ayam yang gemuk, bulat, dan memiliki isi pada tubuhnya.

Periksa pada bagian anus, lihat apakah terdapat penyakit atau luka disana. Jika anus dalam kondisi baik, dalam artian terlihat bersih, maka ia merupakan bibit yang baik. Periksa pula bagian mata dan hidung, lakukan pemeriksaan bagian tubuh lain untuk memastikan bibit ayam benar sehat.

cara memelihara ayam potong
Cara memelihara ayam potong

5. Pemberian Pakan

Setelah memilih bibit, cara memelihara ayam potongselanjutnya adalah memberikan pakan secara rutin. Kandungan pakan harus diperhatikan dengan benar, sehingga kebutuhan nutrisi ayam tidak ada yang kurang atau tertinggal.

Penting untuk memperhatikan kesehatan ayam dengan memberikan pakan secara teratur. Namun jika kamu tidak bisa memberi pakan dengan rutin, kamu bisa menggunakan metode pemberian makanan secara adibilitum.

Penyediaan pakan model  ini membuat ayam selalu mendapatkan makanan tanpa batas dan tersedia sepanjang waktu. Membuatnya menjadi teknis pemberian pakan dalam cara memelihara ayam potong yang dianggap paling ideal.

6. Sanitasi pada Kandang

Jangan lupa untuk melakukan pembersihan atau sanitasi pada kandang, karena kandang dengan kotoran yang menumpuk akan menjadi sumber penyakit bagi pertumbuhan ayam potong. Sanitasi dilakukan dengan mencuci kandang menggunakan air yang bersih, sehingga semua kotoran yang menempel bisa larut.

Untuk waktu sanitasi, kamu bisa melakukannya selama masa pemeliharaan sesuai dengan jenis kandang. Minimal lakukan dua kali selama masa pemeliharaan, yakni sebelum bibit ayam dimasukkan kandang dan setelah ayam selesai dipanen.

Ketika pembersihan dilakukan, jangan lupa sebarkan formalin pada bagian lantai dan kandang ayam, atau jenis disinfektan dengan fungsi yang sama. Lalu diamkan kandang selama 10 hari sebelum digunakan kembali, sehingga siklus bakteri akan mati dan kandang berada di kondisi yang bersih.

cara memelihara ayam potong
Cara memelihara ayam potong

7. Vaksinasi

Cara memelihara ayam potong lain yang perlu dilakukan adalah pemberian vaksin. Vaksin akan membuat ayam potong tumbuh sehat, tidak mudah terserang penyakit, hingga membuat pertumbuhannya menjadi lebih cepat.

Dalam satu sesi pemeliharaan, terdapat dua vaksinasi yang bisa kamu lakukan, yakni pemberian vaksin pada mata dan vaksin untuk bagian dada ayam. Vaksinasi juga bisa dilakukan secara rutin, tergantung dengan kebutuhan yang dimiliki oleh ayam. Kamu bisa mendapatkan vaksin di toko khusus atau mantri hewan di dekat rumah.

8. Pengaturan Ventilasi Udara

Walaupun terlihat sederhana, sebenarnya  ventilasi udara berperan cukup penting untuk kelangsungan dan kesehatan ayam potong. Ventilasi udara wajib diperhatikan dengan baik, sehingga ayam bisa bernapas sebagaimana seharusnya.

Kamu bisa memberikan tirai pada kandang ayam, apalagi jika pembibitan yang kamu lakukan sebelumnya dimulai dari anak ayam yang berukuran masih kecil. Pada minggu pertama pemeliharaan, kamu bisa membuka sepertiga tirai pada kandang ayam.

Kemudian cara memelihara ayam potongterkait dengan ventilasi udara selanjutnya adalah membuka tirai 2/3 setelah ayam berusia lebih dari dua minggu. Jika ayam sudah tinggal di kandang selama satu bulan, kamu boleh melepaskan tirai dan membiarkan ayam beraktifitas dengan cahaya matahari.

9. Panen Ayam

Waktu yang ditunggu tiba, kamu sudah bisa panen ayam jika ia berusia sekitar 35 hari sampai 42 hari. Bisa juga menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan permintaan konsumen apabila memang diperlukan. Jangan lupa untuk menimbang ayam, lakukan penimbangan secara individu agar lebih rinci.

Kamu sebaiknya melakukan panen ayam secara keseluruhan, ini akan membuat proses pemeliharaan selanjutnya dapat dilakukan secara merata. Panen bisa dilangsungkan selama satu sampai dua hari, kemudian bersihkan kandang untuk dilakukan pemeliharaan selanjutnya.

10. Pasca Panen

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, proses pembersihan kandang ayam juga dilakukan pasca panen dilakukan. Cara memelihara ayam potongtidak berhenti setelah panen, karena kamu harus membersihkan kandang dan memilih bibit untuk dilakukan pemeliharaan selanjutnya.

Proses pemeliharaan ayam potong telah selesai, kamu bisa menggunakan panduan tersebut untuk mulai mengawali bisnis ayam potong di rumah. Dibandingkan dengan pemeliharaan ayam jenis lain, ayam potong dinilai lebih efisien karena harganya yang cukup tinggi, serta tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses pemeliharaannya.

cara memelihara ayam potong
Cara memelihara ayam potong

Penutup

Semoga informasi mengenai cara memelihara ayam potong ini dapat membantu kamu, apalagi yang tertarik untuk menggeluti bisnis yang cukup menguntungkan ini. Pastikan ketika kamu mulai berbisnis ayam potong, kebersihan dan kesehatan kandang dan ayamnya perlu diperhatikan dengan seksama.

Baca Juga : Sebelum Menjalankan Usaha Ternak Ayam Broiler Pemula, ini 5 Hal Dasar yang Harus Dipelajari