Cara Merawat Anak Kucing Dengan dan Tanpa Induk

Posted on

Cara merawat anak kucing di bawah ini perlu kamu simak terutama bagi pemula. Walaupun banyak orang bilang merawat kucing adalah sesuatu yang mudah, namun tetap saja. Setiap peliharaan memerlukan perawatan.

Terlebih lagi jika peliharaan kamu masih berusia muda. Anak kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang memerlukan perhatian yang ekstra. Apalagi di usia 1 sampai 8 minggu pertama.

Cara Merawat Anak Kucing

Dua bulan pertama usia anak kucing adalah proses paling menyenangkan, karena anak kucing akan menunjukkan perubahan yang cepat. Kamu akan melihat bulu yang mulai tumbuh lebat, munculnya gigi, cara berjalan, melompat, dan lain sebagainya.

Proses cara merawat kucing kecil tersebut harus diimbangi dengan perawatan yang rutin pada anak kucing kamu. Berikut akan dijelaskan bagaimana cara merawat kucing terutama saat usianya 1-8 minggu pertama.

Cara Merawat Anak Kucing dengan Induk

1. Memastikan Kebutuhan Nutrisi Cukup

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan jika kucing kamu telah melahirkan anak adalah memastikan kebutuhan nutrisi mereka cukup. Terutama saat minggu pertama dan kedua, kamu harus memastikan bahwa setiap anak kucing memperoleh asupan asi yang cukup dari induknya.

Setelah lebih dari 3 minggu, sekiranya anak kucing sudah bisa memperoleh asupan dari makanan, berilah makanan dengan komposisi yang sesuai. Berilah anak kucing makanan sehari 2-3 kali. Jika usia mereka sudah memasuki 6 minggu ke atas, kamu bisa memberinya makan sehari 4 kali.

Cara Merawat Anak Kucing

Ada banyak pilihan merek makanan yang bagus untuk pertumbuhan anak kucing. Kamu juga harus memastikan pemenuhan air bersih untuk anak kucing yang sudah bisa makan. Taruh di sekitar tempat mereka biasa makan untuk mempermudah mereka mencari keberadaan air bersih.

2. Menyediakan Tempat Tidur

Cara merawat anak kucing yang kedua adalah dengan menyediakan tempat tidur yang layak. Beberapa induk akan mencarikan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anaknya. Namun, tidak ada salahnya kamu sudah siapkan tempat tersebut.

Tempat untuk anak kucing dan induknya harus tempat yang hangat. Hindari tempat yang basah dan lembab. Kamu bisa membeli bed khusus di petshop. Atau taruh di kardus yang sudah ditumpuki kain agar anak kucing tetap merasa hangat.

3. Menyediakan Tempat Pembuangan Kotoran

Cara keempat merawat anak kucing adalah dengan menyediakan tempat pembuangan kotoran atau litter box, terutama jika mereka sudah mulai makan. Siapkan juga pasir agar mereka bisa mengubur kotorannya sendiri.

Hal ini dilakukan juga untuk melatih anak kucing agar tidak buang kotorannya di sembarang tempat. Jangan lupa untuk membersihkan litter box setiap hari agar menghindari dari kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan anak kucingmu sakit.

4. Bersihkan Tubuh Anak Kucing Secara Teratur

Cara berikutnya yang dapat kamu lakukan untuk cara merawat anak kucing adalah membersihkan tubuh anak kucing secara teratur. Anak kucing berumur kurang dari 2 bulan, jangan dimandikan karena tubuh mereka masih rentan untuk sakit.

Selain itu, mereka akan kehilangan bau induknya saat dimandikan dan menyebabkan si induk tidak mau merawatnya lagi.

Cara Merawat Anak Kucing

Kamu bisa melakukan grooming sendiri di rumah atau dating langsung ke petshop. Perawatan yang dilakukan untuk anak kucing antara lain, membersihkan debu pada bulunya. Bisa menggunakan tissue basah jika belum dapat mandi.

Selain itu, jangan lupa untuk memotong kuku, membersihkan telinga, menyisir bulu kusut atau rontok untuk menghindari termakannya bulu oleh anak kucing.

5. Memegang Anak Kucing dengan Hati-Hati

Satu hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat ingin merawat anak kucing ialah cara memegang anak kucing. Kamu harus memegang anak kucing dengan lembut dan hati-hati.

Hindari anak-anak kecil menggendong anak kucing yang baru berusia 4-6 minggu. Karena di usia tersebut anak kucing sangat rentan mengalami patah tulang jika tubuhnya terbanting atau terjatuh. Pastikan dengan benar cara merawat bayi kucing agar tidak salah.

Tips Merawat Kucing Tanpa Induk

Kita sudah mengetahui bagaimana cara merawat anak kucing yang masih bersama induknya, lalu bagaimana dengan yang ingin merawat anak kucing sejak kecil tanpa induknya?

Untuk lebih lengkapnya, mari simak tips di bawah ini :

1. Beri Kebutuhan Susu dan Makanan yang Cukup

Hal penting yang harus diperhatikan jika merawat kucing tanpa induk adalah memberinya susu pengganti asi. Kamu bisa memberikan susu khusus untuk anak kucing yang biasa dijual di took hewan.

Perlu diingat, kamu tidak boleh memberi anak kucing susu sapi yang biasa diminum oleh manusia, karena akan menyebabkan pencernaan mereka terganggu.

Cara Merawat Anak Kucing

Berikanlah susu pada anak kucing secara teratur setiap satu jam sekali saat usia 1-2 bulan pertama. Semakin muda usia anak kecil, semakin banyak asupan susu yang dibutuhkan. Kamu bisa menggunakan botol susu khusus untuk mempermudah pemberian susu pada anak kucing.

Saat usia 3 bulan, kamu bisa mulai memberinya makan dengan menghaluskan makanan kering dan mencampurnya dengan susu. Beri makanan sebanyak 4-6 kali sehari. Kamu baru bisa memberinya makanan kucing biasa pada usia sekitar 4-5 bulan.

2. Siapkan Tempat Hangat

Sama halnya merawat anak kucing bersama sang induk, anak kucing tanpa induk juga harus mendapatkan tempat yang lebih hangat dan nyaman. Kamu bisa juga memberikan tumpukan handuk dan beri penerangan lampu agar anak kucing merasa selalu hangat tanpa kehadiran sang induk.

Selain itu, jika anak kucing lebih dari satu, jangan pisahkan mereka. Sebaiknya satukan saja tempatnya agar mereka dapat berbagi kehangatan satu dengan yang lainnya.

3. Rutin Kunjungi Dokter

Jika kamu merawat anak kucing tanpa induk, jangan khawatir. Kamu bisa meminta bantuan dokter dengan sering dating berkonsultasi. Dokter akan mengecek berat badan serta mengukur nutrisi untuk anak kucing tersebut.

Kamu juga perlu melakukan vaksin kepada anak kucingmu agar mereka terhindar dari penyakit dan memperkuat daya tahan tubuh mereka. Vaksin merupakan salah satu perawatan anak kucing baru lahir.

4. Bersihkan Anak Kucing Rutin

Anak kucing yang tinggal bersama induk akan sering dijilat atau dibersihkan oleh induk mereka. Lain halnya dengan anak kucing tanpa induk. Untuk itu kamu perlu membersihkan mereka secara rutin.

Caranya adalah dengan mengelap tubuh mereka secara perlahan menggunakan handuk basah. Jangan memandikan anak kucing yang berusia kurang dari 2 bulan.

5. Bantu dan Ajari Buang Kotoran

Tips selanjutnya yang dapat dilakukan dalam cara merawat anak kucing tanpa induk adalah membantunya membuang kotoran mereka. Saat anak kucing berada di dekat induk, sang induk akan memberinya jilatan untuk membantu anak kucing buang kotoran.

Cara Merawat Anak Kucing

Sedangkan untuk cara merawat anak kucing tanpa induk, kamu bisa memberikan pijatan halus di bagian perut anak kucing tersebut.

Jangan lupa untuk menyediakan litter box dan pasirnya ya sebagai latihan mereka untuk tidak membuang kotoran di sembarang tempat. Kamu bisa menaruh mereka pada litter box untuk mengasah insting mereka.

6. Pisahkan Anak Kucing dan Kucing Dewasa yang Bukan Induknya

Tips selanjutnya adalah pisahkan anak kucing dengan kucing dewasa. Jika kamu memiliki anak kucing dewasa yang lain di rumah, kamu perlu memisahkan mereka dengan anak kucingmu.

Anak kucing dewasa akan merasa asing dan iri jika melihat anak kucingmu. Mereka bisa saja menyerang anak kucing karena hal tersebut.

7. Sering Ajak Bermain

Tips berikutnya untuk merawat anak kucing tanpa induk adalah sering-seringlah ajak anak kucingmu bermain. Hal ini dapat membangun hubunganmu dengan anak kucingmu.

Cara Merawat Anak Kucing

Tanya Jawab Seputar Cara Merawat Anak Kucing

Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Cara merawat anak kucing baru lahir tanpa induk :
1. Menyiapkan Tempat yang Nyaman
2. Menyatukan Anak Kucing Kalau Lebih dari Satu
3. Menyiapkan Susu Formula Khusus untuk Anak Kucing
4. Memberikan Susu Sesuai Jadwal
5. Membantu Anak Kucing untuk Bersendawa
6. Membantu Anak Kucing untuk Buang Air
7. Membersihkan Anak Kucing Secara Rutin

Cara Mudah Melatih Kucing di Rumah supaya jadi Penurut

1. Latihlah sejak usia anak-anak
2. Siapkan camilan, mainan atau catnip sebagai hadiah
3. Tidak disarankan untuk memberi hukuman
4. Gunakan “clicker” untuk melatih kucing
5. Buat sesi latihan sependek mungkin
6. Ajarkan juga supaya patuh buang air di litter box

Kapan anak kucing bisa diberi makan?

Biasanya, makanan untuk anak kucing tertulis diperuntukkan bagi kucing berusia 1 – 12 bulan. Tapi di usia awalnya, biasanya anak kucing hanya minum susu dari induknya saja. Kucing biasanya sudah bisa makan makanan kucing saat berusia satu bulan.

Apa makanan kucing kecil tanpa induk?

Anak kucing masih membutuhkan susu induknya. Namun, karena induknya tidak ada, kita bisa memberikan susu khusus anak kucing. Perlu diingat, susu yang diberikan adalah susu khusus anak kucing. Sebab, jika diberikan susu yang biasa kita minum, pencernaan anak kucing itu bisa terganggu.

Apakah susu bear brand baik untuk anak kucing?

siapa yang tidak tahu Nestle Bear Brand atau susu beruang? susu yang banyak ditemukan di minimarket terdekat di rumahmu ini ternyata bisa jadi alternatif susu untuk kucing kamu! susu Bear Brand ini tidak mengandung laktosa loh babe, jadi kamu gak perlu khawatir buat memberikan susu ini ke anak kucing kamu!

Anak kucing 1 bulan makan apa?

Apabila kucing tidak bisa menyusu pada induknya, maka Anda dapat memberikan produk bertanda Kitten Milk Replacer (KMR) atau juga susu khusus anak kucing. Hal ini karena formula untuk produk KMR sudah diracik sebaik mungkin sehingga aman dikonsumsi sebagai makanan anak kucing usia 1 bulan.

Apakah tali pusar anak kucing bisa lepas sendiri?

Pada perutnya masih dapat ditemukan umbilical cord atau tali pusar. Jangan menggunting tali pusar, nantinya tali ini akan lepas sendiri dalam waktu sekitar 8 hari. Anak kucing pada usia ini belum memiliki gigi sama sekali dan kukunya baru mulai tumbuh dan belum bisa dilipat ke dalam kakinya.

Apakah anak kucing harus dijemur?

Kucing Tidak Perlu Dijemur untuk Dapatkan Vitamin D, Ahli Sarankan Lakukan Ini untuk Kucing. Dengan berjemur, kita mendapatkan sinar ultraviolet (UV) yang bisa membantu pembentukan vitamin D di kulit. Kita dianjurkan untuk berjemur selama 15-20 menit pada pukul 10 pagi.

Bolehkah bayi kucing minum air putih?

Jadi, sebaiknya kucing peliharaan enggak diberikan minuman lain selain air putih yang segar atau susu formula khusus untuk kucing, ya. Pemberian susu khusus kucing pun cuma perlu selagi kucing masih bayi dan perlu disapih. Setelah lepas sapih, sebaiknya kucing diberi minum air putih saja.

Bolehkah memandikan anak kucing umur 1 bulan?

Usia Tepat Mulai Memandikan Kucing

Sebaiknya, kamu melakukannya ketika kucing berusia dua bulan atau delapan minggu. Pada usia ini, imunitas anak kucing sudah mulai kuat dan bisa dimandikan menggunakan air hangat. … Hindari langsung menyiramnya ya, karena ini bisa membuat kucing tidak nyaman.

Apakah anak kucing baru lahir boleh dipegang?

Jangan dipegang ketika usianya masih di bawah satu minggu. Pastinya banyak orang yang sangat gemas ingin menggendong atau sekedar memegang si kitten ketika ia baru lahir. Padahal sebaiknya, anak kucing yang baru lahir itu tidak baik kalau langsung dipegang karena biasanya itu akan menyebabkan induknya marah. Perhatikan cara merawat anak kucing baru lahir dengan baik.

Penutup

Demikian cara merawat anak kucing dan tips merawat anak kucing tanpa induk. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kamu yang ingin merawat anak kucing ya.

Baca Juga :
6 Cara Merawat Kucing Yang Cocok Bagi Kaum Pemula!