6 Cara Memelihara Anak Kucing Usia Di bawah 3 Minggu Tanpa Induk

Posted on

Cara memelihara anak kucing di bawah ini patut disimak terutama untuk kamu yang berencana ingin merawat anak kucing. Memelihara anak kucing memang tidak bisa disepelekan, terutama pada usia di bawah tiga minggu.

Anak kucing dengan usia di bawah tiga minggu seharusnya masih menjadi tanggung jawab induknya. Namun tak sedikit anak kucing usia di bawah tiga minggu sudah ditinggalkan induknya.

cara memelihara anak kucing
Cara memelihara anak kucing

Jika kamu berniat ingin memelihara anak kucing dengan kondisi seperti ini, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai cara memelihara anak kucing usia di bawah tiga minggu tanpa seekor induk.

Baca Juga : Cara Merawat Kucing Hutan Dengan Baik dan Benar

Cara Memelihara Anak Kucing

1. Menyiapkan Tempat Yang Nyaman Bagi Anak Kucing

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan tempat. Seekor anak kucing usia di bawah 3 minggu masih sangat membutuhkan kehangatan. Apalagi jika anak kucing tersebut tidak memiliki induk.

Kamu bisa menempatkan anak kucing tersebut pada kandang dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Alasi kandang dengan tumpukan kain dan tutupi menggunakan handuk. Hal ini agar anak kucing tetap merasa hangat di dalam kandang.

Jika kamu tidak memiliki kandang, kamu bisa juga menggantinya dengan menggunakan kotak. Alasi juga kotak tersebut menggunakan tumpukan kain. Dalam cara memelihara anak kucing, kamu juga harus memperhatikan penempatan kandang atau kotak tersebut.

Jangan letakkan kandang atau kotak di sudut ruangan yang berangin. Jauhkan juga dari jangkauan hewan peliharaan lain jika ada.

Cara memelihara anak kucing

2. Berikan Susu Formula Pengganti Asi

Cara memelihara anak kucing yang kedua adalah memberi susu formula pada anak kucing. Semua anak kucing usia di bawah 3 minggu sangat membutuhkan asi. Anak kucing tanpa induk pun harus diberikan nutrisi yang setara dengan ASI.

Kamu bisa membeli susu formula dengan berbagai pilihan merek pada pet shop. Jangan pernah memberi anak kucing susu sapi ya. Karena kandungan dalam susu sapi dapat membuat anak kucing sakit perut.

Untuk memberikan susu formula pengganti asi, kamu bisa menggunakan botol susu yang telah di sterilkan. Sebelum memberikannya pada anak kucing, kamu harus memastikan suhu susu formula tidak terlalu panas. Jangan juga berikan susu dengan suhu dingin.

3. Memberi Anak Kucing Makan Secara Teratur

Anak kucing di bawah usia 3 minggu memang belum bisa makan selayaknya kucing dewasa. Pengganti makanannya adalah susu.

Cara memelihara anak kucing selanjutnya adalah dengan mengetahui kapan waktu mereka makan. Kamu cukup memperhatikan gerakan anak kucing seperti sedang mencari putting induknya. Biasanya anak kucing yang lapar juga akan merengek atau menangis.

Pada usia dua minggu pertama, kamu harus memberikan mereka susu setiap 2 – 3 jam sekali. Sedangkan untuk anak kucing usia di atas 2 minggu, kamu bisa memberikannya susu setiap 3 – 4 jam sekali. Saat malam hari, beri mereka susu setiap 6 jam sekali.

Cara memelihara anak kucing

4. Membantu Anak Kucing Buang Air Besar/Kecil

Cara memelihara anak kucing keempat adalah dengan membantunya buang air besar atau kecil. Biasanya bila ada induk kucing, ia akan menjilat alat kelamin anaknya untuk membantu buang air.

Jika kamu memelihara anak kucing tanpa induk, otomatis kamu yang perlu menggantikan peran induk kucing. Cara yang dapat dilakukan adalah menggosok anus dan kelamin anak kucing menggunakan kapas. Basahi kapas dengan air hangat sebelum kamu menggosokannya.

Lakukan gosokan tersebut secara satu arah dan letakkan tubuh anak kucing secara menyamping. Hal ini akan memberi rangsangan agar anak kucing mudah untuk buang air kecil dan besar.

Jangan lupa untuk memperhatikan warna kotoran anak kucing. Jika kotoran anak kucing berwarna putih atau hijau serta urine nya mengeluarkan bau yang tajam, menandakan anak kucing kamu mengalami dehidrasi.

Baca Juga : Begini Cara Memelihara Kucing Anggora, Super Menyenangkan!

5. Membersihkan Anak Kucing Secara Rutin

Sama halnya dengan kucing dewasa pada umumnya, anak kucing juga harus dijaga kebersihannya. Jika kucing dewasa terkenal dapat membersihkan tubuhnya secara mandiri, lain halnya dengan anak kucing.

Anak kucing tanpa induk perlu dibantu untuk membersihkan tubuhnya. Cara memelihara anak kucing yang dapat dilakukan dengan mengelap tubuh anak kucing menggunakan kain yang sudah dibasahi. Lap tubuh anak kucing secara lembut dan perlahan.

6. Memperhatikan Berat Tubuh Anak Kucing

Cara memelihara anak kucing lainnya yang perlu diperhatikan ketika merawat anak kucing adalah memperhatikan berat tubuhnya. Anak-anak kucing harus mengalami kenaikan berat tubuh terutama di bulan-bulan pertama.

Timbanglah dan catat berat tubuh anak kucing setiap satu minggu sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah dalam tubuh anak kucing tersebut. . Anak kucing usia 3 minggu harus mencapai berat sekitar 280 gram.

Jika anak kucing kamu tidak mengalami kenaikan pada berat tubuhnya atau malah justru menurun, segeralah periksa dan konsultasikan ke dokter hewan terdekat.

Cara memelihara anak kucing

Cara Mengetahui Anak Kucing Sakit

Nah, tadi kamu sudah mengetahui bagaimana cara memelihara anak kucing tanpa induk. Setiap anak kucing sangat rentan mengalami sakit. Apalagi jika anak kucing tersebut tidak memiliki induk. Sekarang mari kita simak ciri-ciri anak kucing yang sedang sakit berikut ini

1. Tidak Selera Makan

Anak kucing yang sakit pada umumnya akan menjadi tidak nafsu makan atau menyusui. Mereka akan menolak jika kamu menyodorkan dot susu. Meskipun demikian, kamu harus memastikan anak kucing tidak mengalami dehidrasi. Ketahuilah dan deteksi kucingmu apabila kucing tidak selera makan.

2. Diare

Ciri yang kedua bila anak kucing kamu sakit adalah mengalami diare. Perhatikan kotoran yang mereka keluarkan pada kotak pasirnya. Jika kotoran berbentuk cair, itu artinya anak kucing kamu sedang sakit. Biasanya hal ini dapat terjadi karena anak kucing tidak cocok dengan susu yang diberikan.

3. Muntah

Beberapa anak kucing akan mengalami muntah saat sedang tidak enak badan. Hal ini bisa terjadi karena posisi tubuh anak kucing yang salah saat diberikan dot susu. Jangan pernah memberikan dot susu kepada anak kucing dengan posisi tiduran, karena akan menyebabkan mereka muntah.

4. Mengeluarkan kotoran mata yang berlebihan

Tanda keempat anak kucing sakit yaitu mengeluarkan kotoran mata yang berlebihan. Anak kucing memang wajar jika mengeluarkan kotoran mata. Namun jika kotoran mata tersebut keluar secara berlebihan dan berwarna kuning, bisa jadi ada masalah dengan anak kucing kamu.

5. Tidak Lincah

Anak kucing adalah usia dimana mereka akan sangat aktif bermain. Jika tiba-tiba anak kucing kamu tidak lincah lagi dan terlihat lesu, bisa jadi mereka sedang sakit.

6. Suhu tubuh anak kucing tiba-tiba tinggi

Anak kucing yang sehat memiliki suhu tubuh sekitar 37-38 derajat Celcius. Jika tiba-tiba anak kucingmu terlihat lemas dan suhunya tinggi, bisa dipastikan mereka sedang sakit. Suhu tubuh tidak normal pada kucing adalah di atas 39 derajat Celcius.

Cara memelihara anak kucing

Tanya Jawab Seputar Cara Memelihara Anak Kucing

Anak kucing minum apa?

Anak kucing masih membutuhkan susu induknya. Namun, karena induknya tidak ada, kita bisa memberikan susu khusus anak kucing. Perlu diingat, susu yang diberikan adalah susu khusus anak kucing. Sebab, jika diberikan susu yang biasa kita minum, pencernaan anak kucing itu bisa terganggu.

Bagaimana cara merawat kucing kecil tanpa induk?

1. Cari induknya atau indukan. Jangan membawa pulang anak kucing sebelum memastikan anak kucing tersebut tidak memiliki induk.
2. Bawa ke dokter hewan
3. Beri suhu hangat dan tempat yang kering dan bersih
4. Beri susu
5. Beri makanan khusus kitten
6. Bersihkan jika badannya kotor
7. Segerakan vaksin
8. Cari adopter atau foster

Bolehkah bayi kucing minum air putih?

Jadi, sebaiknya kucing peliharaan enggak diberikan minuman lain selain air putih yang segar atau susu formula khusus untuk kucing, ya. Pemberian susu khusus kucing pun cuma perlu selagi kucing masih bayi dan perlu disapih. Setelah lepas sapih, sebaiknya kucing diberi minum air putih saja.

Anak kucing dikasih makan apa?

Makanan anak kucing umur 1 bulan
1. Cari Induk Pengganti. Langkah pertama yang harus Anda usahakan untuk memberikan makanan anak kucing umur 1 bulan adalah dengan mencarikan induk pengganti atau kucing yang masih menyusui.
2. Kitten Milk Replacer (KMR)
3. Teh Glukosa Bubuk
4. Tajin (Air Rebusan Beras)

Bisakah susu beruang untuk anak kucing?

siapa yang tidak tahu Nestle Bear Brand atau susu beruang? susu yang banyak ditemukan di minimarket terdekat di rumahmu ini ternyata bisa jadi alternatif susu untuk kucing kamu! susu Bear Brand ini tidak mengandung laktosa loh babe, jadi kamu gak perlu khawatir buat memberikan susu ini ke anak kucing kamu!

Bolehkah Anak kucing umur 1 bulan makan?

Biasanya, makanan untuk anak kucing tertulis diperuntukkan bagi kucing berusia 1 – 12 bulan. Tapi di usia awalnya, biasanya anak kucing hanya minum susu dari induknya saja. Kucing biasanya sudah bisa makan makanan kucing saat berusia satu bulan.

Berapa jam sekali memberi susu pada anak kucing?

Cara memelihara anak kucing baru lahir berikutnya adalah dengan memberi susu formula kucing selama dua jam sekali. Langkah ini harus dilakukan apabila bayi kucing yang kamu rawat berusia kurang dari seminggu. Pada usia 2 minggu, kamu dapat memberikan anak kucing susu setiap 4 jam sekali.

Anak kucing mulai makan pada umur berapa?

Saat mereka mencapai umur tiga sampai empat minggu, anak-anak kucing secara bertahap mulai dipisahkan oleh induknya dan mulai memakan makanan padat.

Anak kucing 3 minggu makan apa?

Sebelumnya, perlu dipahami jika asupan terbaik untuk anak kucing di usia tiga minggu pertama kehidupannya adalah susu induknya. Air susu induk mengandung banyak nutrisi yang penting bagi ketahanan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.

Berapa kali sehari memberi makan anak kucing?

Porsi anak kucing dan kucing dewasa

Berilah dia 3 – 4 kali makan sehari sampai menginjak bulan keenam. Setelah itu, 2- 4 kali sehari sudah cukup untuk nafsu makannya. Ketika berumur 10 – 12 bulan, anak kucingmu sudah siap dengan pola makan anak kucing dewasa, kamu hanya perlu memberinya makan dua kali dalam sehari.

Kapan Anak Kucing mulai bisa berjalan?

Anak kucing masih belum bisa menggerakan kaki dan tubuhnya dengan baik, sebelum memasuki umur 14 hari. Sekitar umur 17 hari, mereka baru mulai mahir berjalan dengan empat kakinya.

Apakah Anak Kucing bisa hidup tanpa induknya?

Saatnya, bagi kamu yang ingin merawat anak kucing tanpa induk dan sebenarnya caranya tidak terlalu sulit. Ketika merawat anak kucing dari kecil dan tanpa induk memang memerlukan ketekunan selama beberapa bulan pertama. Kamu juga harus sabar untuk merawatnya karena biasanya anak kucing tumbuh besar bersama induknya.

Penutup

Nah, demikian informasi cara memelihara anak kucing serta cara mengetahui anak kucing yang sakit. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Baca Juga : Perlu Kamu Ketahui Cara Merawat Kucing Sakit. Ini Cara Mengatasinya!